Tanya Jawab

Berikut adalah daftar jawaban yang sering ditanyakan terkait Virus Corona atau Covid-19 yang dikelola oleh Tim Ahli dari Fakultas Kedokteran, Fakultas Ilmu Kesehatan, Fakultas Psikologi, dan Rumah Sakit UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

  

Konsultasi Tim FK, FIKES, FPsi, dan RS UIN Jakarta:

covid19@uinjkt.ac.id

Hotline Pemerintah RI:

119 ext 9
Apakah informasi tentang khasiat obat-obat tradisional seperti jahe, kunyit dan lainnya untuk mengatasi Covid-19 mempunyai kebenaran ilmiah ?

Kunyit (Curcuma longa) dan jahe (Zingiber officinale Rosc.) merupakan tanaman rempah-rempah yang sudah dipakai turun temurun baik sebagai rempah-rempah maupun sebagai pengobatan. Kunyit mengandung 7 senyawa aktif berupa kurkumin dan turunannya yaitu senyawa demetoksi, cis-cis, cis-trans dan siklo kurkumin. Senyawa aktif kandungan jahe lebih bervariasi lagi yaitu : kuersetin, zingeron, gingerenon, dab beberapa senyawa terpen yaitu bisabolen, kurkumin, zingiberin, dan farnesen. Jahe juga mengandung polisakarida, lipid, asam organic dan serat dalam jumlah bervariasi.

Dengan kandungan yang kaya tersebut, maka kedua tanaman ini menunjukkan khasiat sebagai anti-radang, anti-oksidan, anti-mikroba, anti-kanker, anti-obesitas, kardioprotektor dan anti-diabetes, yang telah dibuktikan pada berbagai jurnal ilmiah. Konsumsi bahan-bahan alam tersebut secara teratur dianjurkan dalam konteks membantu terapi utama, menjaga kesehatan dan menaikkan daya tahan tubuh.

Secara spesifik, kunyit dalam eksperimen laboratorium dapat menghambat replikasi virus SARS-CoV dan diprediksi dapat menghambat COVID-19 melalui molecular docking prediction namun pemanfaatan lebih jauh kunyit sebagai terapi utama COVID19 masih perlu penelitian lebih lanjut mengingat belum adanya penelitian mengenai sediaan dan dosis pada pasien. Sebagai kesimpulan, konsumsi rempah-rempah medisinal dalam konteks meningkatkan kesehatan sangat dianjurkan namun dalam konteks terapi COVID19, terapi utamatetap mengacu pada standar kesehatan yang sudah ditetapkan.

Apa yang dimaksud status Positif?
Positif merupakan status seseorang yang dinyatakan positif Virus Corona (Covid-19) setelah melalui cek laboratorium atau tes lain (rapid test) positif Virus Corona (Covid-19).
Apa yang dimaksud status Suspect?
Suspect merupakan status seseorang yang diduga kuat terjangkit infeksi Virus Corona (Covid-19) disertai adanya gejala Virus Corona (Covid-19) dan pernah melakukan kontak dekat dengan pasien positif Virus Corona (Covid-19).
Apa yang dimaksud status PDP?
PDP atau Pasien Dalam Pengawasan merupakan status seseorang yang sudah dirawat oleh tenaga kesehatan sebagai pasien dengan gejala demam, batuk, pilek, dan sesak napas.
Apa yang dimaksud status ODP?
ODP atau Orang Dalam Pemantauan merupakan status seseorang yang tanpa gejala, namun ia sempat bepergian ke negara lain yang merupakan pusat penyebaran Virus Corona (Covid-19) atau pernah berkontak langsung dengan pasien yang positif Virus Corona (Covid-19).
Bagaimana dengan status seseorang terkait Covid-19?

Status seseorang terkait Covid-19 terbagi dalam 4 kelompok, yaitu:

  1. ODP (Orang Dalam Pengawasan)
  2. PDP (Pasien Dalam Pengawasan)
  3. Suspect
  4. Positif
Bagaimana transmisi dan pencegahan Covid-19?
Kegiatan transmisi dan pencegahan Virus Corona (Covid-19) dapat dilakukan dengan cara:

Imported Case Apabila seseorang terjangkit saat berada di luar wilayah di mana seseorang itu melapor
Local Transmission Apabila seseorang tertular virus corona di wilayah di mana kasus ditemukan
Lockdown/ karantina wilayah Pembatasan masuk dan keluar penduduk untuk mencegah kemungkinan penyebaran penyakit atau kontaminasi. Selama dalam Karantina Wilayah, kebutuhan hidup dasar orang dan makanan hewan ternak yang berada di wilayah karantina menjadi tanggung jawab Pemerintah Pusat (pasal 55 UU No 6 Tahun 2018)
Social Distancing/ Pembatasan sosial berskala besar Respon Kedaruratan Kesehatan Masyarakat dengan Menjauhi segala bentuk perkumpulan, menjaga jarak antar manusia, menghindari berbagai pertemuan yang melibatkan banyak orang untuk mencegah meluasnya penyebaran penyakit.
Isolasi Pemisahan orang sakit dari orang sehat untuk membatasi perpindahan penyakit dan mengendalikan penyebarannya.
 
Karantina Pembatasan kegiatan perpindahan seseorang dan/atau pemisahan seseorang yang terpapar penyakit menular (belum ada keluhan/gejala) untuk mengendalikan penyebaran penyakit
Work From Home (WFH)/ Bekerja dari rumah Bagian dari karantina orang sehat

 

Apa itu Virus Corona atau Covid-19?

 

Sumber gambar National Institute of Allergy and Infectious Diseases (NIAID)

  • Merupakan virus RNA, ukuran paling besar, memiliki tonjolan di permukaan sel seperti mahkota.
  • Terdapat 4 subgrup utama yaitu alfa, beta, gama dan delta. Subgrup beta dan alfa dapat menginfeksi manusia dengan gejala ringan, namun pada beberapa kasus, sub grup beta menyebabkan pneumonia berat seperti MERS-CoV, SARS-CoV dan 2019-nCoV (COVID-19).
  • Penularan pada manusia mungkin berasal dari kontak dekat dari cairan pernapasan karena jumlah virus yang tinggi ditemukan di hidung.
  • Kuman ini bersifat infeksius, karena dengan jumlah virus sedikit telah menimbulkan gejala penyakit.
  • Kuman ini menginfeksi saluran napas atas yang dapat sembuh sendiri, namun pada lansia atau orang yang memiliki daya tahan tubuh rendah, seperti memiliki penyakit lain yang menurunkan daya tahan tubuh, maka dapat menjadi infeksi saluran napas bawah yang berat.
  • Kuman memiliki selubung yang sebenarnya sangat rapuh/ sensitif terhadap suhu panas, alkohol 70% dan disinfektan lain seperti H2O2 ,sodium hipoklorit atau pemutih/bleach.
  • Pemeriksaan virus corona dari swab tenggorok menggunakan Real Time RT PCR gen E untuk memastikan virus telah menjangkiti seseorang.

WASPADA VIRUS INI TIDAK TAMPAK NAMUN DAPAT ADA DI SEKITAR LOKASI DENGAN JEJAK ORANG YANG TERINFEKSI

Apa itu Wabah, Epidemi, dan Pandemi?
Wabah merupakan penyakit yang terjadi di masyarakat, di mana jumlah orang terjangkit lebih banyak daripada biasanya. Penyakit menjadi suatu wabah ketika penyakit itu tiba-tiba ada dan banyak terjadi setelah lama tidak pernah menjangkiti masyarakat dan terjadi penyakit baru yang sebelumnya tidak diketahui yang menjangkiti masyarakat itu.

Epidemi adalah peningkatan jumlah penyakit secara luas (secara geografis dan proporsi penduduk) di atas normal yang diharapkan dan tumbuh di luar kendali.

Pandemi adalah wabah kuman/patogen baru yang menyebar dengan mudah sehingga orang terkena penyakit yang terjadi di seluruh dunia. Istilah ini digunakan ketika ia menyebar di beberapa negara atau benua dan biasanya memengaruhi orang dalam jumlah besar dan menyebar secara global.